Peralatan terdiri dari:
- Penggaris
- Gunting
- Obeng Plus (Positif)
- Jangka.
- Cutter.
- Pensil.
- Paku.
- Isolasi (Electrical Tape), Merk 3M yang bagus.
- Amplas,
- Rautan Pensil.
- AVO meter.
- Glue Gun (Penembak Lem) kalo ada (ini tidak wajib).
Bahan
- 1 botol mineral bekas berukuran 1,5 liter, contoh merk AQUA.
- 1 papan berbahan baku plywood, particle board berukuran 25 cm x 14 cm dengan ketebalan 2 cm.
- 120 meter (kira-kira) kabel magnet. Beli di toko elektronik atau gulung dinamo pompa air/jet pump.
- 1 Lampu LED.
- 4 buah magnet berbentuk pipih kecil, kalo bisa berbentuk bundar.
- 4 buah cincin yang biasanya berpasangan dengan mur dan baut. Beli di toko sepeda/motor.
- 1 kayu berbentuk stick kotak (bahasa inggris = dowel) berukuran 2 x 30cm untuk tepi kanan
- dan kiri dan pengait tepi kanan dan kiri untuk penyangga poros turbin angin bagian atas.
- 1 kayu berbentuk stick bundar mirip pensil tetapi panjang berukuran 30 cm (round wooden dowel)
- sebagai poros putar dari turbin angin.
- Screw Eye, kalo di Indonesia-kan adalah pengait untuk gantungan baju yang mirip kail ikan,
- sesuaikan dengan stick bundar mirip pensil, diameternya harus lebih lebar agar stick bundar yang berfungsi sebagai poros turbin bisa berputar di dalam Screw eye. Screw eye adalah penyangga
- poros turbin bagian atas.
- Mur runcing untuk di pasang ke papan kayu. Cari mur plus (+) agak besar, nanti dipasang
- pakai obeng plus (+). Mur ini sebagai penyangga poros turbin bagian bawah.
- Kardus apa saja, sedikit kok, misal kardus indomie, dipakai sebagai penutup turbin bagian atas
- dan bawah serta untuk membuat gulungan kabel.
- Lem plastik/kayu.
-



Tidak ada komentar:
Posting Komentar